Back

Ternyata Makan Kerupuk Keseringan Bisa Berdampak Negatif Untuk Kesehatan. Apa Saja Dampaknya?

Centennial.id – Sensasi kriuk garing di mulut, membuat orang tak bisa berhenti mengunyahnya. Selain dapat disantap sebagai teman makan kadang-kadang kerupuk juga justru dijadikan camilan karena rasanya gurih dan renyah.

Kerupuk merupakan pelengkap makanan yang menjadi favorit banyak orang. Teksturnya yang renyah dan rasanya yang gurih sangat nikmat disantap dengan nasi panas. Bahkan di Indonesia, ada orang yang tak bisa makan tanpa tak hanya itu, juga bisa menjadi camilan.

Pakar Gizi Indonesia, Diana Sunardi menerangkan kalau sebagian besar kandungan kerupuk adalah karbohdidrat. Nah, karbohidrat ini akan menumpuk menjadi lemak jika kita tidak banyak beraktivitas. Tak hanya karbohidrat, kerupuk juga memiliki kalori yang tinggi.

Tidak hanya itu Makan kerupuk secara berlebihan ternyata nggak baik buat kesehatanmu. Ini dia 7 bahaya makan kerupuk yang harus kamu waspadai.

Minyak Pada Permukaan Kerupuk Memicu Obesitas

kalau kebanyakan kerupuk yang kamu makan digoreng dengan menggunakan minyak? Padahal minyak tersebut menganduk kalori dan lemak yang tinggi. Kelebihan lemak yang terdapat disekujur kerupuk sudah pasti akan menyebabkan kegemukan. Nggak perlu sedih, kamu bisa beralih untuk makan kerupuk melarat/kerupuk upil yang berkalori lebih rendah karena tidak tersentuh oleh minyak goreng.

Tekanan Darah Tinggi Akibat Kadar Natrium Dalam Kerupuk

Hampir semua kerupuk rasanya begitu menggiurkan karena giruh. Hal ini disebabkan oleh taburan garam dan bumbu penyedap yang biasa digunakan dalam julah yang tidak sedikit pada proses pembuatannya. Nah, penggunaan garam tersebut memicu tingginya kadar natrium dalam kerupuk. Apabila mengkonsumsinya secara berlebihan maka kamu bisa terkena tekanan darah tinggi.

Baca Juga :  Menjelang Lebaran Tas Furla Ramai Diborong Pembeli

Bahaya Kanker Karena Sifat Karsinogen Pada Kerupuk Berwarna

Beberapa jenis kerupuk diproduksi dengan warna-warna yang tentunya menarik. Hal ini sebenarnya harus kamu hindari, Loopers. Karena sifat karsinogen yang dibawa oleh zat pewarna buatan kerupuk dapat meningkatkan risiko berbagai jenis kanker. Sebaiknya makanlah kerupuk yang tidak berwarna (putih).

Pembusukan Makanan Yang Penting

Sistem pencernaan akan bekerja dalam hal mencerna makanan yang telah dikonsumsi lebih dulu. Kalau kamu mengkonsumsi makanan yang tinggi kandungan minyaknya, maka proses pencernaan dan penghancuran makanan tersebut berlangsung lama. Akibatnya, makanan yang kamu makan setelah kerupuk akan menunggu dicerna, kalau kelamaan nutrisi pada makanan tersebut akhirnya berkurang karena terjadi pembusukan.

Meningkatkan Risiko Gagal Ginjal

Ginjal berfungsi pada proses pembuangan racun atau detoksifikasi, jika zat yang dicerna terlalu berat, maka kinerja ginjal pun akan meningkat. Padahal ginjal yang bekerja tidak sesuai porsinya, akan merusak sistem kinerjanya. Akibatnya resiko gagal ginjal pun ikut meningkat.

Kerusakan Sistem Pusat Koordinasi Dan Otak

Makan kerupuk yang mengandung zat kimia tinggi juga menyebabkan kerusakan sistem pusat koordinasi dan otak. Karena zat kimia yang masuk ke dalam tubuh bisa mengganggu kinerja otak. Akibatnya, berbagai macam penyakit bahaya lainnya dapat terjangkit dalam tubuhmu.

Merusak Garis Keturunan Pada Ibu Hamil

Ibu hamil yang mengkonsumsi kerupuk secara berlebihan akan membahayakan janinnya. Sebab, kandungan yang terdapat dalam kerupuk memungkinkan terjadinya mutasi sel atau kromosom yang menyebabkan mutasi genetik.

Komentar